counter customizable free hit

Baitulmaal Islamic Centre Al-Mu'minun Sembungan

Latar Belakang

“Gerakan Masjid Berdaya
oleh Anak Muda”

“Masjid kehilangan (krisis) anak muda”. Itulah yang dirasakan oleh banyak pengurus masjid manakala melihat anak muda dari sisi : kehadiran ibadah mahdhah, majelis ilmu dan kiprah. Berawal dari keresahan inilah BM ICM memfokuskan program dakwah sosial ekonomi pada pemberdayaan generasi muda.

  • Indonesia mendapatkan bonus demografi anak muda. Data BPS 2020, penduduk usia produktif 16-34 tahun berjumlah 89,25 Juta (33% total populasi Indonesia). Artinya, sepertiga penduduk negeri ini adalah anak muda. Akan menjadi musim semi peradaban Islam di indonesia, jika “amanah berupa anak muda” ini dapat dikelola optimal. Ubah potensi jadi prestasi dalam kemakmuran masjid dan masyarakat.

  • “Masjid kehilangan (krisis) anak muda”. Itulah yang dirasakan oleh banyak pengurus masjid manakala melihat anak muda dari sisi : kehadiran ibadah mahdhah, majelis ilmu dan kiprah. Berawal dari keresahan inilah BM ICM memfokuskan program dakwah – sosial – ekonomi pada pemberdayaan generasi muda.

  • Sejarah mencatat kebangkitan umat ada ditangan pemuda dan tidak bisa terlepas dari anak muda). 8 dari 10 ashabiqunal awwalun adalah anak muda dengan usia dibawah 30 tahun.

  • “Syubbaanul yaum, Rijalul ghaad”, anak kecil – anak muda hari ini adalah pemimpin masa depan.

  • Goal : Gerakan remaja & pemuda Masjid dilandasi pada ketertautan hatipada masjid. Dalam sebuah hadits disebutkan 7 golongan yang dinaungi di hari kiamat diantaranya adalah pemuda yang tumbuh dalam ketaatan pada Allah dan hatinya tertaut pada masjid.

  • Belum banyak lembaga ZISWAF yang membuat program dengan fokus pemberdayaan remaja / muda-mudi masjid, maka menjadi penting untuk mengisi peran disini. Fokus pemberdayaan remaja dan pemuda masjid menjadi “diferensiasi” program layanan BM ICM dibanding LAZ maupun Biatul Maal lainnya.
Scroll to Top